3 Pentolan Geng Motor Sadis Aniaya Pria Bercelana Loreng Ditangkap Polisi

Ilustrasi
Kupastuntas.co,
Bandar Lampung - Tiga pentolan geng motor sadis yang menganiaya pria bercelana
loreng di Enggal, Bandar Lampung akhirnya ditangkap polisi di kediamannya pada
Senin (13/3/2023) malam.
Kapolsek
Tanjung Karang Barat, Kompol Mujiono mengatakan ketiga pelaku tersebut yakni
Rama Nanda Saputra (19) warga Kedamaian, Rosulan Abdul Ghani (16) warga
Jatimulyo dan Dendi Ezaiansyah (22) warga Sukarame.
"Ketiganya
ditangkap setelah anggota reskrim Polsek TKB melakukan penyelidikan dan
mendapatkan identitas para pelaku dari saksi-saksi," ujarnya Selasa
(14/3/2023).
BACA JUGA:
Viral!
Geng Motor Sadis Aniaya Pria Bercelana Loreng di Bandar Lampung
Mujiono
mengungkapkan ketiga pelaku tersebut tergabung dalam geng motor 'Pusat Bersatu'
yang terdiri dari 3 geng motor bernama OKB, Amerika dan Pertem.
"Jadi
saat kejadian itu, geng motor pelaku yang bernama Pusat Bersatu ini tawuran
dengan geng motor korban bernama All Star Bersatu," ucapnya.
Kini
ketiga pelaku tersebut beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tanjung
Karang Barat guna penyelidikan lebih lanjut.
"Kami
akan buru juga pelaku lain, barang bukti yang kami amankan yakni satu celana
panjang warna hijau milik pelaku berdasarkan rekaman CCTV, satu unit HP Vivo
Y18 milik korban dan rekaman CCTV," imbuhnya.
Sebelumnya,
viral video seorang pria bercelana loreng menjadi korban amukan geng motor
sadis. Video tersebut diunggah oleh salahsatu akun Instagram bernama
andre_lelanang.
Terlihat
dalam video tersebut, beberapa anggota geng motor menendang pria itu sambil
menenteng senjata tajam berupa celurit berukuran besar.
Peristiwa
itu diketahui terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan
Enggal, Bandar Lampung pada Minggu (12/3/2023) sekitar pukul 04.00 dini hari.
Sementara
itu, Kapolsek Tanjung Karang Barat, Kompol Mujiono membenarkan kejadian
tersebut. Ia mengungkapkan korban bernama Agil Aprima Raga, warga Langkapura.
"Iya,
korban mengalami luka di bagian tangan dan kepala akibat benda sajam. Saat ini,
korban sedang rawat jalan," ujarnya.
Sementara,
Kapenrem 043 Gatam, Mayor CPM (K) Eva Y. Kamal mengatakan korban yang dibacok
oleh geng motor tersebut merupakan warga sipil dan bukan anggota TNI.
"Jadi
hasil penyelidikan dan pendalaman, korban bukan anggota TNI, tetapi masyarakat
sipil yang menggunakan celana loreng TNI," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Polisi Tetapkan Kekasih Mahasiswi Tewas Usai Melahirkan Jadi Tersangka Pembuangan Bayi
Sabtu, 21 Juni 2025 -
Peltu Lubis Akui Setor Uang ke Kapolsek Negara Batin Setiap Buka Judi Sabung Ayam
Selasa, 17 Juni 2025 -
Peltu Lubis Ngaku Izin ke Kapolsek Negara Batin Buka Sabung Ayam
Kamis, 12 Juni 2025 -
Mayat Wanita Ditemukan di Kebun Singkong Tulang Bawang, Diduga Korban Pembunuhan
Minggu, 01 Juni 2025