Gubernur Arinal Sebut GTTGN Bisa Kembangkan Potensi Pertanian di Lampung
Pembukaan GTTGN ke-24 Tahun 2023 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (7/06/2023). Foto Yudi/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebut, Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) ke-24 bisa menjadi temuan teknologi untuk mengembangkan potensi besar dalam sektor pertanian di Lampung.
Gubernur Arinal mengungkapkan, GTTGN pada Tahun ini dengan tema 'Menguatkan daya saing desa dan mensejahterakan warga', dengan harapan dapat memberikan manfaat terhadap kemajuan pembangunan berkelanjutan di desa hususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Sebagai mana diketahui kegiatan GTTGN adalah event nasional yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka penyebar luasan informasi dan promosi yang terkait dengan teknologi, kepada masyarakat pengguna yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi UMKM.
"Lampung mempunyai 320 ribu UMKM tetapi masih belum tepat guna dan tepat sasaran. Oleh karena itulah kehadiran GTTGN hari ini di Lampung InsyaAllah akan membuat suatu perubahan," kata Arinal Djunaidi, dalam pembukaan GTTGN ke-24 Tahun 2023 di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim Bandar Lampung Rabu (7/06/2023).
Baca juga : Resmi Dibuka, Perputaran Uang Event GTTGN ke-24 Lampung Ditarget Rp 2 Miliar
Arinal melanjutkan, penyelenggaraan GTTGN ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan ekosistem teknologi tepat guna yang mempunyai prospek yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"GTTGN juga mampu menjadi pertukaran informasi dari desa ke desa lainnya dalam penemuan teknologi, di Lampung juga ada kekhasan mempunyai potensi yang besar dalam sektor pertanian, oleh karena itu inovasi ini sangat penting untuk kehidupan mendatang," lanjutnya.
Menurutnya, Lampung termasuk salah satu Provinsi yang sangat focus dalam bidang inovasi, sehingga banyak inovator-inovator baru yang selalu lahir disetiap ajang GTTGN yang diadakan setiap tahun.
"Pertumbuhan pembangunan perlu juga di dukung oleh kemajuan teknologi dalam era digitalisasi dan perlu mengedepankan asfek kemanfaatan infek dan inovasi sebagai bentuk daya saing," lanjutnya.
Baca juga : Hadiri GTTGN XXIV Lampung, Menteri Desa PDTT Rekomendasikan Penggunaan ADD untuk Pengembangan TTG
Lampung sendiri masih menjadi desa tertinggal hanya delapan desa, namun hal itu diharapkan bukan masalah yang sangat berarti, sebab masih dalam tahap pembelajarannya agar mampu memproleh solusi dalam waktu yang tidak terlalu lama.
"Saya akan selalu melaporkan terhadap apa yang akan kami lakukan, terutama saya sudah menghadap perguruan tinggi agar desa di Lampung bangkit lebih dahalu dari pada desa yang lain," tambahnya.
"Perguruan tinggi ini mempunyai andil yang sangat besar selain membangun pendidikan dan memang sudah harus ikut berkontribusi bagaimana daerah ini bisa berkembang dan lebih bangkit lagi," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Batal Kunjungi Lampung, Ternyata Jokowi Kunjungi Dua Tempat Ini
Berita Lainnya
-
Kendaraan Pribadi Dibatasi 50 Liter, Kuota BBM Lampung Tidak Berkurang
Kamis, 02 April 2026 -
UIN RIL - Unila Sepakati Perluas Kerja Sama di Bidang Tridarma dan Internasionalisasi
Rabu, 01 April 2026 -
UIN Raden Intan Lampung Perkuat Kemitraan Strategis dengan Itera
Rabu, 01 April 2026 -
Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi di Lampung, Pimpinan UIN Raden Intan Lampung Kunjungi Itera dan Unila
Rabu, 01 April 2026








