Beranda Daerah Lampung Tanggamus

Nelayan Teluk Semaka Kotaagung Panen Ikan Tongkol

1726
https://www.kupastuntas.co/files/NELAYAN-CILACAP-MULAI-PANEN-IKAN-CAKALANG.jpg
Ilustrasi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – Nelayan di perairan Teluk Semaka, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, dalam dua pekan terakhir tengah menikmati melimpahnya hasil tangkapan ikan tongkol.

Melimpahnya hasil tangkapan nelayan jaring dan pancing ikan tongkol ini terlihat dari kesibukan bongkar ikan yang didominasi ikan tongkol lilin di pusat pendaratan ikan (PPI) di komplek TPI Kotaagung setiap sore hingga malam setiap harinya.

Para nelayan menyebutkan, melimpahnya ikan Tongkol sebenarnya terjadi sejak dua hari setelah lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah lalu, akan tetapi peningkatan hasil tangkapan yang luar biasa banyak terjadi dua pekan terakhir di bulan Juni 2018.

BACA : Pembangunan Komplek Perkantoran Bupati Pesibar Dipastikan Tertunda

BACA : Kabar Gembira! Disnakertrans Tubaba Buka Rekrutmen Pelatihan Calon Tenaga Kerja

BACA : Objek Pajak Way Kanan Bertambah, Adipati Inginkan PAD Ikut Meningkat

“Dalam semalam hasil dari seluruh nelayan di Kotaagung ini mencapai puluhan ton ikan tongkol,” kata Erik, salah seorang nelayan payang di TPI Kotaagung, Selasa (3/7/2018).

Rahmat, salah seorang nelayan purse seine menambahkan, melimpahnya tangkapan ikan tongkol ini hampir dialami semua nelayan Teluk Semaka seperti purse seine, payang, bagan, bagan listrik dan nelayan pancing.

“Kalau tangkapan sore itu nelayan payang dan purse seine. Kalau pagi itu tangkapan bagan dan pancing,” katanya.

Dengan melimpahnya hasil tangkapan ikan tongkol ini membuat harga jual ikan tersebut cukup murah. Ikan tongkol segar yang baru saja ditangkap dijual seharga Rp750.00 sampai Rp1.000 per ekornya atau Rp7.500 sampai Rp10 ribu per cucuk (satu cucuk 10 ekor ikan ukuran sedang).

BACA : Terduga Teroris Dari Rejosari Resmi Jadi Tersangka

BACA : Tim Kuasa Hukum Paslon 1  dan 2 Sambangi Bawaslu Bawa Setumpuk Laporan

BACA : Wakil Ketua DPRD Lamteng Didakwa Terima Suap Rp9,6 Miliar

“Bahkan hanya dijual seharga lima ratus rupiah per ekor, untuk ikan yang ditangkap lebih awal,” kata Hendra, nelayan bagan.

Kabar murahnya harga ikan tersebut tersebar, sehingga banyak warga yang datang untuk membeli langsung di kawasan TPI Kotaagung bahkan bertransaksi langsung dengan nelayan yang baru turun dari kapal

Melimpahnya hasil tangkapan ikan ini tidak hanya membawa berkah nelayan. Berkah itu juga dirasakan oleh kuli angkut ikan di TPI Kotaagung. Menurut pengakuan salah satu tukang kuli angkut ikan di TPI Kotaagung,  dalam seminggu terakhir ia bersama teman-temannya sesama kuli angkut ikan bisa meraup penghasilan Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu setiap harinya.

Sementara itu, pedagang ikan setempat juga mengaku ikut merasakan kegembiraan dari hasil tangkapan ikan yang melimpah, dalam beberapa hari terakhir .

“Alhamdulillah kami juga dapat berkah dari melimpahnya ikan tongkol ini. Jualan kami laris manis oleh warga yang mau manggang atau oleh-oleh,” kata Mul, pedagang ikan di TPI Kotaagung. (Sayuti)

Facebook Comments