Beranda Bandar Lampung

Terendus Dugaan Penggelapan Pajak, KPK Terus Gali PT SGC

355
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengumpulkan data-data terkait dugaan penggelapan pajak yang dilakukan PT Sugar Group Companies (SGC). Gejolak di tubuh KPK, tidak mempengaruhi investigasi yang tengah dilakukan komisi anti rasuah itu.

Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Kasatgas Korsupgah) Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria memastikan, KPK  tetap melanjutkan investigasi dugaan penggelapan pajak oleh PT SGC. Polemik yang terjadi di institusi lembaga antirasuah itu, menurutnya,tidak mempengaruhi upaya supervisi yang akan dilakukan terhadap PT SGC, khususnya terkait Surat Izin Pemanfaatan Air Tanah (SIPA).

KPK akan terus mendorong Pemprov Lampung agar melakukan penertiban, penataan perizinan dan penarikan pajak secara umum kepada semua perusahaan, khususnya PT SGC.

Dian Patria memastikan, timnya terus bekerja mengumpulkan data dan informasi terkait izin penggunaan air tanah di wilayah perkebunan PT SGC. 

“Pekerjaan Korsupgah KPK di Lampung menyoal SIPA PT SGC lanjut terus,” kata Dian Patria kepada Kupas Tuntas, melalui ponselnya, Minggu (15/09/2019).

Untuk diketahui, sebelumnya, Korsupgah KPK, menyatakan sedang mengumpulkan data tentang penerbitan Surat Ijin Pengambilan Air (SIPA) di seluruh wilayah Provinsi Lampung khususnya di perkebunan gula tersebut.

Dian menegaskan KPK akan menyampaikan kepada publik usai menerima data dan keterangan yang final dari instansi terkait. Ia juga menyatakan bahwa tim yang dipimpinnya akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk mengetahui fakta yang sebenarnya. Hal itu dilakukan karena KPK menduga data SIPA yang terdaftar, berbeda dengan fakta yang ada di lapangan. (Erik)

Artikel ini telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Senin, 16 September 2019 dengan judul “Investigasi Pajak SGC oleh KPK Jalan Terus”

 

Facebook Comments